Diet vegetarian merupakan salah satu cara untuk mendapatkan tubuh lebih sehat dan untuk mengontrol berat badan. Tapi banyak pelaku diet vegetarian yang kurang paham bagaimana menjalani pola makan sehat.
Dikutip dari detikhealth, alasan yang paling populer diungkapkan seseorang yang menjadi vegetarian adalah masalah kesehatan, karena hanya mengonsumsi pola makan yang kaya akan buah-buahan, sayuran dan biji-bijian yang menjaga agar jantung tetap sehat.
Tapi menjadi vegetarian, bukan sekedar tidak mengonsumsi daging dan olahannya tapi bagaimana Anda mendapatkan nutrisi lengkap yang bisa didapatkan secara nabati. Jadilah vegetarian yang sehat dengan belajar bagaimana menciptakan diet yang seimbang mulain dari asupan karbohidrat, protein dan lemak.
Anda juga harus mengganti enam nutrisi penting yang terkandung dalam protein hewani dengan bahan nabati. Dikutip dari Care2, berikut ini enam nutrisi penting yang juga harus dipenuhi vegetarian, dan bagaimana agar Anda bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tersebut sehari-hari.
1.Protein
Asupan rata-rata protein yang dibutuhkan untuk tubuh wanita rata-rata 45 gram dan pria 55 gram. Anda bisa mendapatkan protein dari kacang-kacangan, makanan fermentasi, telur, biji-bijian (kacang polong, kacang merah, buncis). Namun, sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi kedelai.
“Asam fitat yang tersisa dalam produk kedelai menyebabkan makanan akan sulit diserap dan dicerna oleh tubuh,” ujar Sally Fallon dan Mary G. Enig, Ph.D, penulis artikel 'Newest Research on Why You Should Avoid Soy'.
2. Zat Besi dan Zinc
Makan sayuran dapat membuat tubuh sehat dan kuat karena sayuran banyak mengandung zat besi. Anda harus banyak makan makanan yang mengandung zinc karena tubuh manusia tidak mengandung unsur itu. Zat ini juga diperlukan untuk sistem pertahanan tubuh, membantu indera perasa dan penciuman, serta diperlukan untuk sintesis DNA.
Konsumsi zat besi yang disarankan untuk wanita usia 19-50 tahun adalah 18 mg, sementara wanita 50 tahun ke atas dan pria dewasa sebanyak 8 mg. Makanan nabati yang banyak mengandung zat besi dan zinc di antaranya kangkung, bayam, kol, kacang polong, kurma dan kismis.
3.Kalsium
Tubuh Anda membutuhkan Kalsium untuk menjaga kekuatan tulang, gigi, dan dapat memperbaiki fungsi saraf. Kalsium yang diperlukan bagi orang dewasa sebesar 1.000-1.200 mg yang dapat ditemukan dalam brokoli, sawi putih, rumput laut dan pisang.
4.Vitamin B 12
Seorang vegetarian yang tidak mengonsumsi telur dan susu dapat menggantinya dengan tanaman laut dan jamur. Semua jenis jamur mengandung banyak vitamin B 12 yang dapat menjaga keseimbangan tubuh dengan membantu organ tetap pada fungsinya masing-masing.
5.Asam Lemak Esensial (EFA)
Tubuh membutuhkan lemak yang dapat menyerap vitamin A, D, E, dan K untuk mengatur kolesterol, memberikan energi, menjaga kesehatan jantung, dan sejumlah fungsi lainnya. Anjuran konsumsi untuk EFA per harinya adalah 1-2 sendok makan. Anda bisa mendapatkannya dari minyak wijen, minyak kelapa atau mentega saat membuat menu makanan.
-wolipop-
Monday, March 5, 2012
Friday, March 2, 2012
6 Trik Makan Agar Cepat Kenyang
Salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak dan kalori adalah mengontrol porsi makan. Tapi kadang rasa lapar berlebihan dan selera makan yang besar membuat kita ingin terus makan.
Tapi ada trik yang bisa membuat perut terasa kenyang lebih cepat, tapi lapar lebih lama. Dikutip dari Health, bukan hanya jenis makanan yang membuat Anda cepat kenyang. Tapi juga cara Anda makan. Yuk, intip tipsnya di sini.
1. Minum Air Putih Sebelum Makan
Minum 1-2 gelas air putih setiap sebelum makan. Air putih akan mengisi perut sehingga Anda lebih cepat kenyang saat makan. Selain itu, Anda bisa mengurangi hingga 60 kalori setiap jam makan.
2. Tambahkan Cuka atau Kayu Manis
Jika memungkinkan, tambahkan sedikit cuka atau bubuk kayu manis ke dalam makanan Anda. Menurut penelitian dari Department of Agricultural and Food Sciences di Zurich, Swiss, dua bahan ini bisa mengontrol kadar gula dalam darah, yang membuat Anda cepat kenyang, tapi lama merasakan lapar lagi.
3. Makan Sayuran Berwarna
Kunyahlah sayuran berwarna oranye dan hijau; seperti wortel, brokoli, bayam dan selada. Sayuran ini mengandung sekitar 90 persen air dan kaya serat, yang membawa sinyal kenyang pada otak sehingga perut pun terasa penuh lebih cepat.
4. Ganti Nasi Putih dengan Kentang
Kentang mengandung karbohidrat kompleks; jenis karbohidrat yang lama dicerna dalam tubuh. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi karbohidrat kompleks (kentang, oatmeal dan beras merah) bisa membuat Anda kenyang hingga berjam-jam dan makan kurang dari 320 kalori per hari. Saat makan siang atau malam, ganti nasi putih atau pasta dengan kentang rebus. Jika ingin rasa yang lebih enak, jadikan sebagai mashed potato dengan sedikit bumbu garam dan merica. Sajikan bersama daging ayam tanpa kulit dan sayuran rebus.
5. Pilih Ikan dibandingkan Daging
Pilih makanan laut dibandingkan daging merah untuk lauk. Ikan salmon, misalnya, kaya akan asam lemak omega-3 yang bisa membantu perut lebih cepat kenyang dan bertahan hingga beberapa jam. Penelitian yang diterbitkan European Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan, orang yang makan ikan lebih cepat kenyang dibandingkan pemakan daging merah. Plus, mereka juga mengasup 75 kalori lebih sedikit di jam makan berikutnya!
6. Ngemil Kacang Sebelum Makan
Cemillah kacang-kacangan (almond, mede atau kacang tanah) sebelum makan. Kacang mengandung serat, protein dan lemak yang mengaktifkan perasaan kenyang sehingga Anda pun akan makan lebih sedikit.
-wolipop-
Saturday, February 25, 2012
Cara Pas Menjaga Tulang Sehat
Menghindari osteoporosis dapat dengan memperkuat tulang melalui mengonsumsi makanan dan melakukan olahraga. Osteoporosis termasuk salah satu jenis penyakit yang dapat dicegah. Bahkan, dengan mengembangkan dan menerapkan gaya hidup sehat akan membantu menjaga tulang tetap kuat.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga tulang agar tetap kuat seperti dilansir dari HealthMonitor, Rabu (15/2/2012) antara lain:
1. Makan makanan yang sehat
Pastikan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang cukup.
2. Berhenti merokok
3. Batasi konsumsi kafein dan alkohol
4. Olahraga
Tulang terdiri dari jaringan aktif yang terus dihancurkan dan diganti secara dinamis. Mineral memainkan peran kunci dalam proses ini, terutama dalam 30 tahun pertama kehidupan. Oleh karena itu, diet yang baik, terutama saat bertumbuh dan berkembang adalah suatu keharusan.
Tindakan lain yang dapat menjaga agar tulang tetap kuat adalah olahraga. Tulang dapat beradaptasi dengan tekanan yang mengenai tulang setiap hari. Sehingga jika berolahraga secara rutin dan aktif secara fisik, tulang dapat menjadi lebih kuat.
Beberapa jenis olahraga terbaik yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang, antara lain:
1. Olahraga menahan beban
Olahraga menahan beban telah terbukti menjadi olahraga yang terbaik untuk tulang. Namun, olahraga tingkat berat seperti aerobik dan berjalan cepat dapat menyebabkan kerusakan fisik dan cedera jika dilakukan secara berlebihan. Berjalan adalah latihan menahan beban terbaik yang dapat dilakukan.
2. Berenang
Meskipun berenang bukan latihan menahan beban, namun jenis olahraga ini mengaktifkan banyak otot. Otot melekat pada tendon yang melekat pada tulang, sehingga semakin sering menggerakkan otot-otot, semakin baik untuk tulang.
3. Yoga dan Tai Chi
Bila melakukan latihan keseimbangan, semua otot, tendon dan ligamen di sekitar sendi menjadi lebih kuat. Kurangnya keseimbangan adalah penyebab umum patah tulang. Yoga dan tai chi merupakan dua jenis latihan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang.
Jika mulai menerapkan kebiasaan sehat sejak awal kehidupan, seperti makan diet seimbang yang mencakup vitamin dan mineral, dan berolahraga secara teratur, maka akan memiliki tulang yang lebih sehat dan kuat.
-detikhealth-
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga tulang agar tetap kuat seperti dilansir dari HealthMonitor, Rabu (15/2/2012) antara lain:
1. Makan makanan yang sehat
Pastikan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang cukup.
2. Berhenti merokok
3. Batasi konsumsi kafein dan alkohol
4. Olahraga
Tulang terdiri dari jaringan aktif yang terus dihancurkan dan diganti secara dinamis. Mineral memainkan peran kunci dalam proses ini, terutama dalam 30 tahun pertama kehidupan. Oleh karena itu, diet yang baik, terutama saat bertumbuh dan berkembang adalah suatu keharusan.
Tindakan lain yang dapat menjaga agar tulang tetap kuat adalah olahraga. Tulang dapat beradaptasi dengan tekanan yang mengenai tulang setiap hari. Sehingga jika berolahraga secara rutin dan aktif secara fisik, tulang dapat menjadi lebih kuat.
Beberapa jenis olahraga terbaik yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang, antara lain:
1. Olahraga menahan beban
Olahraga menahan beban telah terbukti menjadi olahraga yang terbaik untuk tulang. Namun, olahraga tingkat berat seperti aerobik dan berjalan cepat dapat menyebabkan kerusakan fisik dan cedera jika dilakukan secara berlebihan. Berjalan adalah latihan menahan beban terbaik yang dapat dilakukan.
2. Berenang
Meskipun berenang bukan latihan menahan beban, namun jenis olahraga ini mengaktifkan banyak otot. Otot melekat pada tendon yang melekat pada tulang, sehingga semakin sering menggerakkan otot-otot, semakin baik untuk tulang.
3. Yoga dan Tai Chi
Bila melakukan latihan keseimbangan, semua otot, tendon dan ligamen di sekitar sendi menjadi lebih kuat. Kurangnya keseimbangan adalah penyebab umum patah tulang. Yoga dan tai chi merupakan dua jenis latihan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang.
Jika mulai menerapkan kebiasaan sehat sejak awal kehidupan, seperti makan diet seimbang yang mencakup vitamin dan mineral, dan berolahraga secara teratur, maka akan memiliki tulang yang lebih sehat dan kuat.
-detikhealth-
Friday, February 24, 2012
4 yang Membuat Kulit Buruk Rupa
Orang tidak bisa mendapatkan kulit sehat dan segar jika gaya hidupnya tidak mendukung peremajaan kulit tersebut. Dari semua masalah kulit, setidaknya ada 4 kondisi yang membuat kulit buruk rupa yang termasuk sulit perawatannya.
Jika memangkas kelebihan lemak dari tubuh maka olahraga dan diet yang sehat dan seimbang adalah solusi terbaik. Tetapi untuk selulit, spider veins dan perubahan warna kulit, solusinya masih kurang jelas.
"Krim kosmetik yang mengklaim dapat berkhasiat memiliki perbaikan cepat tidak selalu efektif, dan sering kali hanya menutupi munculnya hal-hal seperti selulit," kata Dr Shasa Hu, asisten profesor dermatologi di University of Miami, Florida.
Dr Hu menjelaskan mengapa selulit, spider veins dan perubahan warna kulit dapat terjadi dan cara terbaik untuk menghilangkan kondisi tersebut atau setidaknya menyamarkannya karena bagaimana pun kondisi tersebut mempengaruhi estetika.
Berikut 4 kondisi buruk yang paling sering terjadi pada kulit seperti dikutip dari MyHealthNewsDaily, Jumat (2/3/2012) antara lain:
1. Selulit
Selulit disebabkan oleh sel-sel lemak yang berkumpul di bawah permukaan kulit. Sel-sel lemak yang kental menyebabkan kulit tampak seperti alur keju. Keadaan selulit tergantung pada bagaimana sel lemak setiap orang yang terstruktur dan disatukan.
"Sebenarnya selulit merupakan kondisi yang normal terjadi, bahkan bayi juga memiliki selulit. Jadi bukan merupakan suatu kondisi patologis. Tetapi bagi beberapa wanita selulit tersebut lebih banyak dan lebih terlihat," kata Dr. Hu.
Sayangnya, selulit sangat sulit dihilangkan. Mengurangi berat badan mungkin sedikit membantu dengan menyingkirkan lemak, tetapi tidak ada krim kulit yang benar-benar efektif untuk kondisi tersebut.
Hydrating kulit dapat membantu untuk menyamarkan selulit dengan menepuk-nepuk kulit dan mengisi daerah yang mengalami cekungan. Banyak produk yang dijual bebas yang mengklaim dapat efektif menghilangkan selulit, melembabkan, dan menyamarkan selulit. Tetapi sebenarnya belum tentu dapat menuntaskan masalah tersebut.
2. Perubahan warna pada kulit
"Blotchiness dan perubahan warna kulit yang paling umum terjadi di dada dan punggung, dan membuat kulit terlihat tidak merata," kata drg. Hu.
Kondisi ini paling jelas pada kulit yang hiperpigmentasi (pigmen kulit terlalu banyak) atau hipopigmentasi (pigmen kulit terlalu sedikit). Perubahan warna kulit dapat disebabkan oleh panu, yang merupakan infeksi jamur kronis yang umum terjadi pada kulit. Panu terutama sering terjadi pada iklim panas dan selama musim panas.
Saran yang terbaik untuk orang dengan kondisi ini sebenarnya untuk memakai tabir surya sehingga kulit normal lagi sehingga tidak begitu gelap. Jika kulit terlalu gelap, maka dapat benar-benar membuat masalah lebih buruk. Jika tidak, memakai riasan dapat membantu menyamarkan kulit berjerawat dan membuat berbaur dengan daerah kulit lainnya.
3. Stretch mark
Stretch mark disebabkan oleh peregangan kulit berlebihan yang cepat dan merupakan akibat dari kelebihan berat badan atau pertumbuhan. Kolagen terdistorsi dan tidak kembali ke bentuk aslinya. Kondisi ini paling sering terjadi pada remaja yang mengalami pertumbuhan secara cepat, wanita hamil, dan orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.
Kondisi ini pertama kali muncul sebagai garis-garis merah yang memudar menjadi putih, paling sering pada daerah dekat pantat, pinggul, perut dan payudara. Seperti selulit, tidak ada perawatan yang dapat menghilangkan stretch mark sampai tuntang. Tetapi ada krim tertentu, yang setidaknya dapat mengurangi munculnya stretch mark.
4. Spider veins
Spider veins adalah yang paling umum terjadi di kaki dan dekat pergelangan kaki. Kondisi ini disebabkan oleh aliran darah yang buruk melalui pembuluh darah.
"Seharusnya darah di pembuluh darah mengalir kembali ke jantung, tetapi darah tidak kembali ke jantung dan terakumulasi dan terbendung di kapiler. Sehingga menyebabkan pembuluh darah membesar, dan memiliki pembuluh darahyang terlihat seperti laba-laba," kata Dr. Hu.
Spider veins paling umum terjadi pada orang yang berdiri untuk jangka waktu yang lama, karena aliran darah sering statis dari gaya gravitasi. Untuk spider veins, penting untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menjaga agar tidak semakin buruk dengan memakai stoking, mengistirahatkan kaki, dan melakukan latihan otot betis untuk meningkatkan aliran darah.
Untuk menghilangkan spider veins yang ada, tidak ada krim yang telah terbukti benar-benar efektif dalam menyamarkan kondisi tersebut. Namun, dengan spray on tan dapat menutupi warna pembuluh darah. Ada juga beberapa perawatan vena yang dapat dilakukan oleh dokter, termasuk perawatan laser dan skleroterapi.
Skleroterapi merupakan injeksi larutan ke dalam vena yang menyebabkan vena memudar.
-detikhealth-
Jika memangkas kelebihan lemak dari tubuh maka olahraga dan diet yang sehat dan seimbang adalah solusi terbaik. Tetapi untuk selulit, spider veins dan perubahan warna kulit, solusinya masih kurang jelas.
"Krim kosmetik yang mengklaim dapat berkhasiat memiliki perbaikan cepat tidak selalu efektif, dan sering kali hanya menutupi munculnya hal-hal seperti selulit," kata Dr Shasa Hu, asisten profesor dermatologi di University of Miami, Florida.
Dr Hu menjelaskan mengapa selulit, spider veins dan perubahan warna kulit dapat terjadi dan cara terbaik untuk menghilangkan kondisi tersebut atau setidaknya menyamarkannya karena bagaimana pun kondisi tersebut mempengaruhi estetika.
Berikut 4 kondisi buruk yang paling sering terjadi pada kulit seperti dikutip dari MyHealthNewsDaily, Jumat (2/3/2012) antara lain:
1. Selulit
Selulit disebabkan oleh sel-sel lemak yang berkumpul di bawah permukaan kulit. Sel-sel lemak yang kental menyebabkan kulit tampak seperti alur keju. Keadaan selulit tergantung pada bagaimana sel lemak setiap orang yang terstruktur dan disatukan.
"Sebenarnya selulit merupakan kondisi yang normal terjadi, bahkan bayi juga memiliki selulit. Jadi bukan merupakan suatu kondisi patologis. Tetapi bagi beberapa wanita selulit tersebut lebih banyak dan lebih terlihat," kata Dr. Hu.
Sayangnya, selulit sangat sulit dihilangkan. Mengurangi berat badan mungkin sedikit membantu dengan menyingkirkan lemak, tetapi tidak ada krim kulit yang benar-benar efektif untuk kondisi tersebut.
Hydrating kulit dapat membantu untuk menyamarkan selulit dengan menepuk-nepuk kulit dan mengisi daerah yang mengalami cekungan. Banyak produk yang dijual bebas yang mengklaim dapat efektif menghilangkan selulit, melembabkan, dan menyamarkan selulit. Tetapi sebenarnya belum tentu dapat menuntaskan masalah tersebut.
2. Perubahan warna pada kulit
"Blotchiness dan perubahan warna kulit yang paling umum terjadi di dada dan punggung, dan membuat kulit terlihat tidak merata," kata drg. Hu.
Kondisi ini paling jelas pada kulit yang hiperpigmentasi (pigmen kulit terlalu banyak) atau hipopigmentasi (pigmen kulit terlalu sedikit). Perubahan warna kulit dapat disebabkan oleh panu, yang merupakan infeksi jamur kronis yang umum terjadi pada kulit. Panu terutama sering terjadi pada iklim panas dan selama musim panas.
Saran yang terbaik untuk orang dengan kondisi ini sebenarnya untuk memakai tabir surya sehingga kulit normal lagi sehingga tidak begitu gelap. Jika kulit terlalu gelap, maka dapat benar-benar membuat masalah lebih buruk. Jika tidak, memakai riasan dapat membantu menyamarkan kulit berjerawat dan membuat berbaur dengan daerah kulit lainnya.
3. Stretch mark
Stretch mark disebabkan oleh peregangan kulit berlebihan yang cepat dan merupakan akibat dari kelebihan berat badan atau pertumbuhan. Kolagen terdistorsi dan tidak kembali ke bentuk aslinya. Kondisi ini paling sering terjadi pada remaja yang mengalami pertumbuhan secara cepat, wanita hamil, dan orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.
Kondisi ini pertama kali muncul sebagai garis-garis merah yang memudar menjadi putih, paling sering pada daerah dekat pantat, pinggul, perut dan payudara. Seperti selulit, tidak ada perawatan yang dapat menghilangkan stretch mark sampai tuntang. Tetapi ada krim tertentu, yang setidaknya dapat mengurangi munculnya stretch mark.
4. Spider veins
Spider veins adalah yang paling umum terjadi di kaki dan dekat pergelangan kaki. Kondisi ini disebabkan oleh aliran darah yang buruk melalui pembuluh darah.
"Seharusnya darah di pembuluh darah mengalir kembali ke jantung, tetapi darah tidak kembali ke jantung dan terakumulasi dan terbendung di kapiler. Sehingga menyebabkan pembuluh darah membesar, dan memiliki pembuluh darahyang terlihat seperti laba-laba," kata Dr. Hu.
Spider veins paling umum terjadi pada orang yang berdiri untuk jangka waktu yang lama, karena aliran darah sering statis dari gaya gravitasi. Untuk spider veins, penting untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menjaga agar tidak semakin buruk dengan memakai stoking, mengistirahatkan kaki, dan melakukan latihan otot betis untuk meningkatkan aliran darah.
Untuk menghilangkan spider veins yang ada, tidak ada krim yang telah terbukti benar-benar efektif dalam menyamarkan kondisi tersebut. Namun, dengan spray on tan dapat menutupi warna pembuluh darah. Ada juga beberapa perawatan vena yang dapat dilakukan oleh dokter, termasuk perawatan laser dan skleroterapi.
Skleroterapi merupakan injeksi larutan ke dalam vena yang menyebabkan vena memudar.
-detikhealth-
Tuesday, February 21, 2012
8 Kebiasaan Sehat untuk Sukseskan Penurunan Berat Badan
Motivasi dan keinginan kuat saja tidak cukup untuk membantu Anda menurunkan berat badan dan mendapatkan bentuk tubuh ideal. Anda membutuhkan strategi yang pintar, bijaksana dan matang untuk mewujudkan bentuk tubuh yang diidamkan. Salah satunya dengan menjalankan kebiasaan-kebiasaan tertentu dengan konsisten. Berikut ini delapan kebiasaan sehat untuk menyukseskan program penurunan berat badan dengan lebih efektif, seperti dilansir Health Me Up.
1. Fokus pada Target
Jika Anda memiliki celana jeans atau shift dress yang selalu Anda impikan dapat memakainya suatu hari, gantunglah mereka di tempat yang sangat terlihat, misalnya di balik pintu atau depan lemari. Cara ini dapat menjadi motivasi bagi Anda, sehingga setiap kali tergoda untuk makan makanan yang digoreng dan camilan tinggi lemak serta gula, ingatlah baju yang Anda gantung, kalau perlu simpan fotonya di ponsel sebagai pengingat agar tekad Anda untuk menurunkan berat badan kembali kuat.
2. Jangan Makan Camilan Langsung dari Kemasannya
Memakan makanan atau camilan langsung dari kemasannya, akan membuat Anda tergoda untuk terus mengunyahnya sampai habis. Untuk mengantisipasinya, tuangkan makanan sebanyak yang Anda mau ke dalam piring, lalu simpan sebagian yang masih tersisa dalam kemasan di lemari. Makanlah hanya yang tersedia di atas piring. Begitu habis, tahanlah keinginan untuk menuangkan makanan lagi ke piring. Kontrol visual sangat disarankan saat Anda ingin mengurangi berat badan. Simpanlah camilan-camilan di tempat yang tidak dapat Anda lihat setiap saat.
3. Jangan Lupakan Sarapan Pagi
Setiap pagi tubuh Anda membutuhkan asupan makanan yang cukup untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Salah satu keuntungan terbesar sarapan adalah dapat membantu menstabilkan hormon dan menahan hasrat makan yang berlebihan.
4. Memasak dengan Hati-hati
Dalam satu hari buatlah makanan yang bergizi yang dimasak dengan penuh perhitungan. Temukan cara untuk membuat perubahan secara bertahap dengan makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran. Ini adalah cara yang ideal untuk menurunkan berat badan. Namun saat berbelanja, pilihlah buah dan sayuran yang segar. Serta hindari buah yang punya noda hitam, penyok, terlalu lembut atau terpotong.
5. Makan Karbohidrat
Selain serat, karbohidrat yang baik juga kaya akan vitamin, mineral dan nutrisi. Makanan dengan karbohidrat kompleks memiliki tingkat glycemic indexrendah, yang berguna dalam pengaturan kadar gula darah dan produksi insulin. Selain itu juga menyediakan energi untuk memaksimalkan manfaat kesehatan. Makanan yang termasuk karbohidrat kompleks adalah produk gandum utuh, buah-buahan, kentang, beras merah, kacang-kacangan dan biji-bijian.
6. Konsumsi Pisang
Pisang adalah bagian dari diet yang sehat, tetapi bukan berarti Anda hanya boleh makan pisang. Tidak ada satu makanan yang dapat menurunkan berat badan dengan sendirinya. Namun beberapa di antaranya dapat membakar lebih banyak kalori dibandingkan makanan lain yang dikonsumsi dalam satu hari. Pisang merupakan makanan yang padat gizi, kaya akan karbohidrat, serat, vitamin, mineral, dan energi. 100 gram pisang berisi sekitar 90 kalori.
7. Kendalikan Porsi Makan
Mengontrol porsi makan, berarti mengendalikan porsi makanan yang Anda konsumsi. Karena semakin banyak Anda makan, maka semakin banyak pula kalori yang harus dihitung dalam sehari itu. Untuk mempertahankan berat badan yang sehat, mengontrol porsi makan menjadi sangat penting.
8. Jadikan Olahraga Sebagai Prioritas
Kebanyakan orang membuat jadwal olahraga di urutan belakang dalam daftar prioritas kegiatan rutin yang harus dilakukan. Padahal, dengan berolahraga dapat membantu mengelola berat badan Anda dan memberikan gaya hidup yang lebih sehat. Jadi masukkan olahraga dalam kebiasaan rutin Anda setiap hari. Cukup luangkan waktu satu jam lebih awal saat Anda bangun setiap pagi atau pada malam hari sebelum tidur untuk jogging, jalan cepat atau bersepeda.
-wolipop-
Wednesday, January 11, 2012
4 Kiat Sukses Kontrol Berat Badan Setelah Diet
Jakarta - Menurunkan berat badan berlebih tidaklah mudah, tapi mempertahankan berat ideal adalah tantangan yang sebenarnya. Memang tidak mudah menjaga tubuh tetap ideal, tapi para peneliti di Brown Medical School dan University of Colorado telah menemukan kiatnya.
Melihat banyaknya pediet yang mengaku sulit mempertahankan berat badan tetap ideal, para peneliti tersebut mengumpulkan data yang dinamakan National Weight Control Registry. Mereka melacak lebih dari 5.000 orang yang telah sukses menurunkan berat badan rata-rata 10 kg dan mampu menjaganya lebih dari lima tahun --tanpa operasi gastric bypass.
Setelah melalui beberapa kali wawancara dengan orang-orang 'sukses' tersebut, peneliti pun menemukan empat kesamaan yang biasa mereka lakukan untuk mengontrol berat badan. Apa saja? Ini dia, seperti yang dilansir Shape Amerika.
1. Tidak Pernah Melewatkan Sarapan
Sebanyak 78 persen responden yang diwawancara mengaku selalu sarapan setiap pagi. Hal ini karena, makan pagi membuat orang cenderung hanya ingin makan sedikit kalori sepanjang hari. Sementara orang yang tidak pernah sarapan secara statistik 4,5 kali lebih mudah kelebihan berat badan.
Alasannya, tubuh cenderung lebih aktif di siang hari. Agar bisa beraktivitas dengan benar, tubuh pun mengambil energi dari makanan atau snack yang kita konsumsi beberapa jam sebelumnya. Dengan begitu, semua bahan bakar yang telah diasup tubuh pada pagi hari terpakai dengan beraktivitas sehingga tidak ada kalori berlebih yang menumpuk. Selain itu dengan sarapan, Anda tidak akan merasakan lapar yang berlebihan sehingga terhindar dari konsumsi makan siang yang terlalu banyak.
Saran sarapan yang ideal menurut Cynthia Sass, ahli diet dan pemegang sertifikat untuk ilmu kesehatan publik dan nutrisi adalah sebutir apel atau pir. Potong-potong, lalu tempatkan dalam mangkuk, tambahkan oatmeal, 2 sendok teh kacang almond dan susu kedelai.
2. Rutin Menimbang Berat Badan
Tak kurang dari 75 persen responden menimbang berat badan mereka sedikitnya seminggu sekali. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menimbang berat badan secara rutin sangat bermanfaat untuk mengontrol bobot tubuh dalam jangka panjang. Tapi penting diingat, perubahan berat badan (dalam jumlah sedikit) dari hari ke hari atau jam ke jam adalah hal normal.
Misalnya saja, jika Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan garam lebih tinggi dari biasanya, tubuh akan menahan lebih banyak air yang menyebabkan berat badan naik. Tapi akan turun kembali dengan sendirinya setelah kelebihan cairan dan sodium dikeluarkan melalui urin. Hal ini menunjukkan dengan rutin menimbang berat setiap minggunya, Anda jadi lebih waspada dengan segala perubahan pada tubuh. Anda bisa menyadari kapan makan di luar terlalu sering atau tak memperhatikan porsi makan. Sistem deteksi secara alami itu bisa jadi kunci utama untuk mempertahankan berat badan.
3. Jarang Nonton TV
Mungkin Anda bertanya-tanya, apa hubungannya nonton TV dengan kontrol berat badan? Ternyata cukup berpengaruh. Dari semua responden yang diwawancara, 62 persen hanya menonton TV kurang dari 10 jam dalam seminggu.
Percaya atau tidak, kalori yang terbakar saat nonton TV cenderung lebih sedikit dibandingkan saat kita membaca, bahkan tidur! Penyebabnya, acara TV kerap diselipkan bermacam iklan tentang makanan. Saat melihat display makanan, orang cenderung merasa lapar dan mendorong hasrat makannya. Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa orang makan 30 sampai 70 persen lebih banyak saat nonton TV. Maka dari itu, sebaiknya kurangi nonton TV dari sekarang atau tetaplah aktif dengan membereskan cucian kotor atau menyetrika sambil menyaksikan acara kesayangan Anda di TV.
4. Olahraga 60 Menit Sehari
Ada 90 persen responden yang rata-rata olahraga selama satu jam per harinya. Mungkin sebagian besar dari Anda menganggap satu jam per hari itu terlalu berat, tapi bukan berarti Anda harus melakukannya sekaligus dalam satu waktu.
Durasi 60 menit bisa Anda bagi menjadi tiga tahap. Misalnya 15 menit sebelum berangkat kerja, 15 menit setelah makan siang dan 30 menit sehabis makan malam. Olahraga pun tidak harus selalu dilakukan dengan fitnes di gym. Yang penting adalah aktif secara fisik, bisa dengan berjalan, naik-turun tangga, bersepeda atau berdansa.
-wolipop-
Melihat banyaknya pediet yang mengaku sulit mempertahankan berat badan tetap ideal, para peneliti tersebut mengumpulkan data yang dinamakan National Weight Control Registry. Mereka melacak lebih dari 5.000 orang yang telah sukses menurunkan berat badan rata-rata 10 kg dan mampu menjaganya lebih dari lima tahun --tanpa operasi gastric bypass.
Setelah melalui beberapa kali wawancara dengan orang-orang 'sukses' tersebut, peneliti pun menemukan empat kesamaan yang biasa mereka lakukan untuk mengontrol berat badan. Apa saja? Ini dia, seperti yang dilansir Shape Amerika.
1. Tidak Pernah Melewatkan Sarapan
Sebanyak 78 persen responden yang diwawancara mengaku selalu sarapan setiap pagi. Hal ini karena, makan pagi membuat orang cenderung hanya ingin makan sedikit kalori sepanjang hari. Sementara orang yang tidak pernah sarapan secara statistik 4,5 kali lebih mudah kelebihan berat badan.
Alasannya, tubuh cenderung lebih aktif di siang hari. Agar bisa beraktivitas dengan benar, tubuh pun mengambil energi dari makanan atau snack yang kita konsumsi beberapa jam sebelumnya. Dengan begitu, semua bahan bakar yang telah diasup tubuh pada pagi hari terpakai dengan beraktivitas sehingga tidak ada kalori berlebih yang menumpuk. Selain itu dengan sarapan, Anda tidak akan merasakan lapar yang berlebihan sehingga terhindar dari konsumsi makan siang yang terlalu banyak.
Saran sarapan yang ideal menurut Cynthia Sass, ahli diet dan pemegang sertifikat untuk ilmu kesehatan publik dan nutrisi adalah sebutir apel atau pir. Potong-potong, lalu tempatkan dalam mangkuk, tambahkan oatmeal, 2 sendok teh kacang almond dan susu kedelai.
2. Rutin Menimbang Berat Badan
Tak kurang dari 75 persen responden menimbang berat badan mereka sedikitnya seminggu sekali. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menimbang berat badan secara rutin sangat bermanfaat untuk mengontrol bobot tubuh dalam jangka panjang. Tapi penting diingat, perubahan berat badan (dalam jumlah sedikit) dari hari ke hari atau jam ke jam adalah hal normal.
Misalnya saja, jika Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan garam lebih tinggi dari biasanya, tubuh akan menahan lebih banyak air yang menyebabkan berat badan naik. Tapi akan turun kembali dengan sendirinya setelah kelebihan cairan dan sodium dikeluarkan melalui urin. Hal ini menunjukkan dengan rutin menimbang berat setiap minggunya, Anda jadi lebih waspada dengan segala perubahan pada tubuh. Anda bisa menyadari kapan makan di luar terlalu sering atau tak memperhatikan porsi makan. Sistem deteksi secara alami itu bisa jadi kunci utama untuk mempertahankan berat badan.
3. Jarang Nonton TV
Mungkin Anda bertanya-tanya, apa hubungannya nonton TV dengan kontrol berat badan? Ternyata cukup berpengaruh. Dari semua responden yang diwawancara, 62 persen hanya menonton TV kurang dari 10 jam dalam seminggu.
Percaya atau tidak, kalori yang terbakar saat nonton TV cenderung lebih sedikit dibandingkan saat kita membaca, bahkan tidur! Penyebabnya, acara TV kerap diselipkan bermacam iklan tentang makanan. Saat melihat display makanan, orang cenderung merasa lapar dan mendorong hasrat makannya. Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa orang makan 30 sampai 70 persen lebih banyak saat nonton TV. Maka dari itu, sebaiknya kurangi nonton TV dari sekarang atau tetaplah aktif dengan membereskan cucian kotor atau menyetrika sambil menyaksikan acara kesayangan Anda di TV.
4. Olahraga 60 Menit Sehari
Ada 90 persen responden yang rata-rata olahraga selama satu jam per harinya. Mungkin sebagian besar dari Anda menganggap satu jam per hari itu terlalu berat, tapi bukan berarti Anda harus melakukannya sekaligus dalam satu waktu.
Durasi 60 menit bisa Anda bagi menjadi tiga tahap. Misalnya 15 menit sebelum berangkat kerja, 15 menit setelah makan siang dan 30 menit sehabis makan malam. Olahraga pun tidak harus selalu dilakukan dengan fitnes di gym. Yang penting adalah aktif secara fisik, bisa dengan berjalan, naik-turun tangga, bersepeda atau berdansa.
-wolipop-
Subscribe to:
Posts (Atom)